Saturday, 28 January 2017

Class

Class

Di blog ini saya bercerita tentang kelasku, yang saya rasa ribet abis dan banyak masalah yang bisa dibilang bertubi tubi, yahh.

Masalah di kelas dimulai dari kemasukan, meninggal salah satu orang teman, kekerasan, teman pindah, dan satulagi ada teman yang tak pernah masuk dari hari pertama sekolah di semester 2 ini.

Semua itu adalah ujian besar dari tuhan. Tuhan menguji kesabaran, kekompakkan, dan kebersamaan kita. Dari semua masalah ini kita bisa menjadi pribadi yang lebih dewasa


Dengan kebersamaan itulah kita bisa saling berbagi, menyelesaikan masalah bersama, berjuang bersama dan yang pasti adalah bahagia bersama. Seperti batang lidi yang mudah untuk dipatahkan, namun kalo lidi lidi dikumpul dengan jumlah banyak maka menjadi susah untuk mematahkannya. Sama dengan kita, jangan terlalu sibuk sendiri dan terlalu yakin bahwa masalah bisa diselesaikan sendiri. Camkan baik baik yakk dengan kebersamaan semua terasa mudah, karena kamu susah kita sekelas sama susahnya juga





Bersambung kali.










Saturday, 14 January 2017

Resah

Resah


Yah kali ini saya akan membahas keresahanku selama seminggu kemarin. Saya orangnya tidak betah didalam rumah, setiap malam saya keluar entah kemana yang penting keluar dulu dan selama keluar itu saya selalu ditanya soal pacar, hhmm.... wajar mereka bertanya begitu, karena memang mereka semua sudah punya pacar dan tinggal saya sendiri yang belum ada, wadduhh😅.

Jujur, setiap ditanya begitu saya selalu berbohong dan menjawabnya "sibuk dia kasian, padahal dia mau ikut tadi". Hampir tiap hari dengan pertanyaan yang sama, "mana pacarmu ga?" Dan tiap hari juga kujawab bohong dengan jawabannya yang sama, wkwkwk.

Mungkin kalian berpikir, kenapa saya harus berbohong? Dan jujur saja saya tidak punya pacar. Yah kalo saya jawab jujur, mereka akan sok' jadi ma' comblang begitu. Yah saya tidak suka dengan cara mereka, saya hanya mau mencari sendiri dengan hati bukan dipaksa.

Saya takut untuk terlalu nyaman sama seseorang, bukannya takut untuk jatuh cinta sama seseorang, tapi saya takut jatuh cinta pada orang yang salah (lagi).
Saya mencari seorang yang bisa membuatku tersenyum melihatnya, dan tak tahu apa alasanku tersenyum melihatnya.
Memang sekarang saya ngakunya happy, karena punya banyak teman, tapi tetap merasa kesepian.

Terkadang saya harus berhenti peduli sama seseorang
Bukan karena membencinya
Tapi karena dia tidak pernah menyadari kepedulian saya

Terkadang saya harus memilih meninggalkan seseorang
Bukan karena tidak mencintainya
Tapi karena saya merasa tidak dihargai

Terkadang saya harus lebih baik menjauh dari dia yang kita cinta
Bukan karena tidak mencintainya juga
Tapi karena saya tidak ingin rasakan kecewa



Bersambung


Pasangan (2)

Pasangan (2)


Sebelumnya saya membahas pasangan menurut saya dan orang yang pernah dekat dengan saya.
Dan kali ini saya akan menyambung blog sebelumnya

Jujur, saya mencari seseorang yang saya tidak bisa memberikan alasan kenapa saya mencintai dia dan kenapa dia mencintai kamu. Saya hanya perlu yakin bahwa dia telah mencintaiku apa adanya hari ini, esok, dan seterusnya. Dan ia menghargai dirimu, apapun kekurangan dan keindahan dalam dirimu. Rasa itu akan tetap sama karena ia mencintaimu karena dirimu dan hatimu, bukan dengan harta atau fisikmu.

Memang untuk saat ini jujur saya masih takut untuk pacaran lagi, karena memang pernah dikecewakan. Sekarang yang dipikiranku adalah untuk tidak terburu buru memilih seseorang, mungkin saja mereka yang datang kepadaku hanyalah merasa sepi yahh atau hanya sebagai pelarian dan ketika saya telah merasa nyaman, mereka pergi, karena telah menemukan seseorang yang pas untuknya. Saya sangat takut akan hal itu.

Sekarang, saya membuka hati lagi, yahh pelan pelann. Kamu baca yakk, iya kamu. Semua akan kutemukan kembali, harapan itu dan mimpi itu. Perasaanku masih untukmu, dan sekarang saya membuka hati lagi.

Tiada yang bisa menggantikan posisimu dihatiku, sampai saat ini saya masih menunggumu. Sapapun itu.




Bersambung

Friday, 13 January 2017

Pasangan

Pasangan

Kali ini saya membahas pacar ato pasangan. Pasangan menurut saya adalah seseorang yang mau menerima kekurangan kita dan mencintai kekurangan tersebut. Padahal saya sendiri masih single yah kurang lebih 4 bulan, bukannya belum bisa move on, tapi ketika orang betah "sendiri" bukannya gak laku tapi karena pernah serius mencintai seseorang tapi akhirnya, dikecewakan.
Jadi, yahhh masih sedikit takut buat cari pacar lagi.

Memang sih ada beberapa orang yahh bisa dibilang dekat dengan saya. Ada yang hilang terus muncul terus hilang lagi, dan ada yang saya berharap sama dia tapi ujungnya kecewa juga, yahh. Selalu ditanya, mana pacarmu ga???, mau gak mau jawab boong, "dia sibuk, jadi dirumah saja dia". Dan sialnya lagi, selalu jadi obat nyamuk-,- sama temanku hhmm.

Bisa dibilang saya lagi butuh pasangan, masih cari yang benar benar tulus. Yah yang minimal bisa terima kurangku, dan bisa jadi orang selalu ada, entah lagi susah, butuh, sedih, jenuh, ato apa kek. mustahil sih, tapi kemungkinan besar ada yang bisa.

Single, adalah status dimana kita bisa mengenal diri kita sendiri, yah situasi itulah saya berada sekarang. Lagi mencari angga yang sebenarnya, apa omong-,-.

I'm single, because God is busy writing the best love story for me. Saya percaya itu dan saya yakin itu. Lebih baik menuggu lama untuk hal yang baik.

Bersambung.




Thursday, 12 January 2017

2017

2017


Ini adalah blog pertamaku di tahun 2017, sebelumnya Selamat Tahun Baru 2017 semoga tahun ini menjadi lebih baik dari tahun kemarin, amin.

Hari ini saya akan bercerita sedikit tentang tahun baru saya. Yahh tahun baru kemarin bisa dibilang biasa saja atau tanpa makna, karena biasanya saya tahun baru dikampung sendiri tapi ini harus tahun baru dikampung orang. Terus ditambah lagi saya sendiri, tidak ada siapa siapa. Tidak ada mama, papa, atau pacar.

Mamaku jauh di Medan, dia berangkat kesana kalo gak salah pertengahan desember terus pulang setelah tahun baru. Yah papaku hhhmmm kamu taulah. Jadilah tahun baru saya sendiri deh.

Semua sedikit terobati dengan adanya teman temanku, yahh walaupun jadi obat nyamuk, dibawa kesana kemari karena memang cuman dibonceng😂. Tapi serulahh.

Cerita, ketawa, gila, resek, flashback lagi, emang seru kalo ketemu mereka. Saya bersyukur dari kesibukkan mereka, masih mau sempatkan waktu untuk kumpul lagi, yahh hanya bisa bilang makasih banyak.

Sekian.