Monday, 18 December 2017

Titik Terendah

Biasanya pake opening, tapi kali ini untuk sementara tidak.

Bisa dibilang ini titik terendah kedua kali dalam hidupku.
Sedih ketika mendengar diagnosa dari dokter ttg suatu penyakit.
Yahh, aku down. Down bangett😫
Dan sampe sekarang pun masih gk percaya begitu.

Akhirnya suatu keputusan berat harus ku ambil.
Adalah keluar dari organisasi yang membesarkan namaku.
Sedih memang, sedih sekali.
Saat saya mengatakan  mengundurkan diri, saya liat ekspresi muka mereka.
Sedih, kaget, ada yg bilang saya bohong, sampe ada yg nangis. Air mata pecah, saat pembinaku mengizinkan ku untuk mundur.
Yahhh, hancurr hatiku tapi mau bagaimana lagi.

Sekarang saya sakit, orang-orang yang ada disekitarku serasa menghilang. Mereka gk ada disaat saya butuh mereka. Seakan akan mereka menyibukkan diri dengan sesuatu yg tdk jelas.

Selama seminggu, hanya rasa sakit yg saya rasakan.
Tak tahu kapan berakhir. Seakan semangat hidup memudar, dari dalam diri. Saya pasrah sekarang. Apapun yg terjadi, baik atau buruknya. Saya akan terima dengan ikhlas.

"Drop" kata yang paling harus dihindari, supaya penyakitku tdk bertambah bahaya.

Saya sempat berfikir, apakah saya bisa jaga kesehatan saya sendiri padahal saya sendiri tipe orang yang sangat keras kepala?


Kena diagnosa penyakit bahaya, Keluar dari organisasi, orang-orang yg ada disekitarku seakan menghilang, rasa sakit menjadi teman hari-hariku.
Apakah benar hidup itu tidak adil? Inikah buktinya?

Semangat memudar, pasrah, capek, lelah batt
Entah apa yang ada dipikiranku sekarang. Yahh, kacau!!.

Banyak orang yang beri support, semangat. Tapi, sayang kalian tidak merasakan apa yg saya rasakan.

Sekarang aktivitasku kembali seperti biasa, dari yg kemarin disuruh diam dirumah, banyakan istirahatnya.
Bukan, bukannya sudah sembuh. Tapi, ada saat kau merasa bosan dengan kehidupanmu.

Terima kasih, buat temanteman yg sudah beri support ataupun semangat. Terima kasih banyak, support atau semangat yang kalian berikan sangat berharga. Walaupun hanya sebentar saya rasakan.
Love you guys, God Bless You😇❤

Ini cerita saya buat, bukan untuk saya mengemis rasa kasian dari kalian, bukan mencari perhatian kalian. Tapi, hanya sekedar berbagi. Bahwa kalian harus bersyukur dengan kehidupan kalian. Jangan dengar omongan orang lain, karena bukan mereka yang menilai kualitasmu tapi Tuhan.


"Terus berkarya, jangan menurunkan kualitas dirimu. Masih banyak orang orang yang peduli denganmu. Bagaimanapun kondisimu, kita tetap berteman. Percayalah, perjuangan mu hari ini akan jadi kekuatan yang kau butuhkan hari esok. Jangan pernah menyerah, temukanlah alasan dan teruslah berjuang untuk mencoba walaupun hasilnya bukan yang kau inginkan. Intinya kita tetap berteman saya terima apapun kondisimu. Saya selalu di sampingmu" ~Abang aku.



18.12.17


No comments:

Post a Comment