Aku tahu sedihnya dicintai separuh hati
Padahal sudah mencintai sepenuh hati
Aku tahu pusingnya cemburu
Tapi tak berani mengungkapkan
Aku tahu cemasnya mengkhawatirkan
Tapi tak berhak sama sekali
Aku tahu perihnya ditinggalkan
Karena sudah tergantikan
Aku tahu sakitnya tak dianggap
Padahal selalu ada
Dan aku mengerti dengan kecewanya janji yang tak pernah ditepati
Saturday, 23 June 2018
Quote 1
Setiap malam sebelum bermimpi
Ku berdoa pada Tuhan
Ku bilang...
Jangan pernah buat aku lupa tentang dia yang pernah menyakitiku
Jangan pernah buat aku melupakan kenangan yang pernah kita lewati bersama
Jangan pernah membuat dia rasa benci diantara kita
Tetapi..
Tolong buat aku ikhlas menerima bahwa dia memang tak bisa kujadikan milikku.
Ku berdoa pada Tuhan
Ku bilang...
Jangan pernah buat aku lupa tentang dia yang pernah menyakitiku
Jangan pernah buat aku melupakan kenangan yang pernah kita lewati bersama
Jangan pernah membuat dia rasa benci diantara kita
Tetapi..
Tolong buat aku ikhlas menerima bahwa dia memang tak bisa kujadikan milikku.
Sunday, 3 June 2018
Puasa
Bulan ramadhan datang dengan membawa sejuta rahmatnya. Tapi, kali ini tidak ada yang berubah dari "kita". Masih saja mementingkan ego kalian.
Ayah, ibu ramadhan sudah menyapa. Kapan kalian pulang? Kapan kita seperti keluarga mereka, duduk bersama menunggu berbuka puasa.
Meski puasa kali ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya, aku hanya menemani diriku sendiri. Berbuka sampai sahur pun aku sendiri.
Aku ingin seperti keluarga pada umumnya, disaat sahur Ibu sedang menyiapkan makan dimeja, dan ayah sibuk membangunkan aku.
Ah, kali ini mimpiku terlalu tinggi
Tapi, aku selalu bersyukur bahwa kalian telah banyak meninggalkan luka dan pilu. Luka yang mampu menguatkan dan pilu yang banyak memberi banyak pengalaman.
Aku rindu "kita".
Ayah, ibu ramadhan sudah menyapa. Kapan kalian pulang? Kapan kita seperti keluarga mereka, duduk bersama menunggu berbuka puasa.
Meski puasa kali ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya, aku hanya menemani diriku sendiri. Berbuka sampai sahur pun aku sendiri.
Aku ingin seperti keluarga pada umumnya, disaat sahur Ibu sedang menyiapkan makan dimeja, dan ayah sibuk membangunkan aku.
Ah, kali ini mimpiku terlalu tinggi
Tapi, aku selalu bersyukur bahwa kalian telah banyak meninggalkan luka dan pilu. Luka yang mampu menguatkan dan pilu yang banyak memberi banyak pengalaman.
Aku rindu "kita".
Wednesday, 11 April 2018
Kepada Luka
Kepada Luka
Luka ini tidak semua orang bisa rasakan. Hingga saat ini luka itu masih membekas, bahkan waktu tidak mampu menyembuhkannya dengan baik.
Hari ini aku beranjak, bukan berarti aku kalah.
Hari ini aku pastikan aku baik baik saja dengan segalanya, aku telah menerima setiap luka dengan baik dan menjadikannya semangat.
Ini bukan sebuah keluhan, hanya saja aku ingin kalian mengetahui seberapa keras aku berjuang, hingga aku bisa berdri seperti saat ini.
Bahwa hidup ini memang rumit. Ada banyak hal yang diluar kendali kita sebagai manusia. Apa yang kita harapkan kadang tidak sesuai dengan kenyataan, "ayah dan ibu" yang seharusnya memeluk kita agar selalu tabah menjalani hari-hari justru mereka yang menghancurkan mimpi yang aku rangkai.
Pada akhirnya aku memahami cara pintas untuk bahagia.
Aku paham bagaimana cara menyembuhkan luka, bagaimana menciptakan kebahagiaan, bagaimana rumitnya kehidupan tanpa disupport oleh mereka.
Salah satu tujuan aku menuliskan Blog ini adalah untuk memotivasi kalian yang sering menyalahkan keadaan.
Memotivasi kalian bukan berarti aku benar benar kuat, ini adalah salah satu caraku untuk menguatkan hati. Hanya saja sekarang aku sudah merasa jauh lebih baik dari sebelumnya.
Percayalah, masalah itu akan selalu hadir dalam kehidupan manusia. Karena "kita Anak Broken Home", bukan berarti "Kita" manusia yang paling menderita.
Aku tidak tahu betul apa itu kebahagiaan, tetapi aku tahu caranya bangkit melawan masalah yang selalu berusaha mematahkan semangat, mimpi, dan harapan kami.
Aku tahu pandang masyarakat terhadap anak "Broken Home" sudah terlanjur buruk, brutal, rusak, dll. Tugas ku adalah mengubah persepsi tersebut dengan setumpuk prestasi.
Setiap kepala punya cara untuk menemukan solusi dari tiap masalahnya. Salah satunya, menikmati sepi.
Bukan lari dari masalah hanya saja tubuh tabah ingin menikmati kesunyian.
Untuk kalian yang masih sering menyalahkan keadaan. Dunia ini luas, masalah akan terus hadir. Tetaplah tangguh dalam menjalani hidup. Karena setiap lika liku hidup kalian adalah rencana Tuhan.
Hari ini aku beranjak, bukan berarti aku kalah.
Hari ini aku pastikan aku baik baik saja dengan segalanya, aku telah menerima setiap luka dengan baik dan menjadikannya semangat.
"Namun, satu hal yang pasti hari ini aku sudah berdamai dengan diriku sendiri"
Ini bukan sebuah keluhan, hanya saja aku ingin kalian mengetahui seberapa keras aku berjuang, hingga aku bisa berdri seperti saat ini.
"Ayah ibu... Aku telah bertarung sangat hebat dengan perasaanku"
Bahwa hidup ini memang rumit. Ada banyak hal yang diluar kendali kita sebagai manusia. Apa yang kita harapkan kadang tidak sesuai dengan kenyataan, "ayah dan ibu" yang seharusnya memeluk kita agar selalu tabah menjalani hari-hari justru mereka yang menghancurkan mimpi yang aku rangkai.
Pada akhirnya aku memahami cara pintas untuk bahagia.
Aku paham bagaimana cara menyembuhkan luka, bagaimana menciptakan kebahagiaan, bagaimana rumitnya kehidupan tanpa disupport oleh mereka.
"Kepada diriku, tetaplah tabah. Kesedihan akan berlalu, dan bahagia akan segera menyapamu~"
Salah satu tujuan aku menuliskan Blog ini adalah untuk memotivasi kalian yang sering menyalahkan keadaan.
Memotivasi kalian bukan berarti aku benar benar kuat, ini adalah salah satu caraku untuk menguatkan hati. Hanya saja sekarang aku sudah merasa jauh lebih baik dari sebelumnya.
Percayalah, masalah itu akan selalu hadir dalam kehidupan manusia. Karena "kita Anak Broken Home", bukan berarti "Kita" manusia yang paling menderita.
Aku tidak tahu betul apa itu kebahagiaan, tetapi aku tahu caranya bangkit melawan masalah yang selalu berusaha mematahkan semangat, mimpi, dan harapan kami.
Aku tahu pandang masyarakat terhadap anak "Broken Home" sudah terlanjur buruk, brutal, rusak, dll. Tugas ku adalah mengubah persepsi tersebut dengan setumpuk prestasi.
Setiap kepala punya cara untuk menemukan solusi dari tiap masalahnya. Salah satunya, menikmati sepi.
Bukan lari dari masalah hanya saja tubuh tabah ingin menikmati kesunyian.
Untuk kalian yang masih sering menyalahkan keadaan. Dunia ini luas, masalah akan terus hadir. Tetaplah tangguh dalam menjalani hidup. Karena setiap lika liku hidup kalian adalah rencana Tuhan.
KEEP SHINING GUYS, GBU.
Tuesday, 13 March 2018
Hai haii..!! Wahhh kurang lebih 3 bulanan gk nulis di blog lagi hehehe. So, today i'm comeback and i hope your always read my blog. Kali ini aku menulis ttg seseorang lagi, and enjoy it!!
Aku tauu hatimu bukanlah salah satu hati yg mudah ditaklukan. Butuh perjuangan didalamnya.
Dan aku adalah salah seorang yg berjuang didalamnya
Tapi, kamu meragukan perasaaan ini dan "mereka" menghasut kamu agar menjauh dariku. Jujur, aku kecewa dengan sikap "mereka" itu.
Yang harus kamu tau, aku takkan pernah mundur dan pergi. Sebab, aku tau mana hati yang pantas untuk diperjuangkan
Mungkin sulit, tapi percayalah jika bersamaku jangan ragu, aku bisa jaga hati ini.
Sikap cuek, masa bodo, gk peduli. Apakah itu tanda darimu bahwa kau ingin menjauh dariku???!!.
Jika itu benar, mungkin aku adalah orang yg paling patah saat ini.
Tidak perlu jadi siapa-siapa, cukup jadi dirimu sendiri. Karena dirimu lah yang aku cintai. Karena aku mencintai hatimu, bukan harta atau fisikmu.
Disaat aku banyak hadapi masalah seperti saat ini. Aku hanya berharap kamu lah yang mampu menguatkan aku, yang membangkitkan aku. Aku berharap...
Dear kamu..
Aku tauu hatimu bukanlah salah satu hati yg mudah ditaklukan. Butuh perjuangan didalamnya.
Dan aku adalah salah seorang yg berjuang didalamnya
Tapi, kamu meragukan perasaaan ini dan "mereka" menghasut kamu agar menjauh dariku. Jujur, aku kecewa dengan sikap "mereka" itu.
Yang harus kamu tau, aku takkan pernah mundur dan pergi. Sebab, aku tau mana hati yang pantas untuk diperjuangkan
Mungkin sulit, tapi percayalah jika bersamaku jangan ragu, aku bisa jaga hati ini.
Sikap cuek, masa bodo, gk peduli. Apakah itu tanda darimu bahwa kau ingin menjauh dariku???!!.
Jika itu benar, mungkin aku adalah orang yg paling patah saat ini.
Tidak perlu jadi siapa-siapa, cukup jadi dirimu sendiri. Karena dirimu lah yang aku cintai. Karena aku mencintai hatimu, bukan harta atau fisikmu.
Disaat aku banyak hadapi masalah seperti saat ini. Aku hanya berharap kamu lah yang mampu menguatkan aku, yang membangkitkan aku. Aku berharap...
Subscribe to:
Comments (Atom)