Kepada Luka
Luka ini tidak semua orang bisa rasakan. Hingga saat ini luka itu masih membekas, bahkan waktu tidak mampu menyembuhkannya dengan baik.
Hari ini aku beranjak, bukan berarti aku kalah.
Hari ini aku pastikan aku baik baik saja dengan segalanya, aku telah menerima setiap luka dengan baik dan menjadikannya semangat.
Ini bukan sebuah keluhan, hanya saja aku ingin kalian mengetahui seberapa keras aku berjuang, hingga aku bisa berdri seperti saat ini.
Bahwa hidup ini memang rumit. Ada banyak hal yang diluar kendali kita sebagai manusia. Apa yang kita harapkan kadang tidak sesuai dengan kenyataan, "ayah dan ibu" yang seharusnya memeluk kita agar selalu tabah menjalani hari-hari justru mereka yang menghancurkan mimpi yang aku rangkai.
Pada akhirnya aku memahami cara pintas untuk bahagia.
Aku paham bagaimana cara menyembuhkan luka, bagaimana menciptakan kebahagiaan, bagaimana rumitnya kehidupan tanpa disupport oleh mereka.
Salah satu tujuan aku menuliskan Blog ini adalah untuk memotivasi kalian yang sering menyalahkan keadaan.
Memotivasi kalian bukan berarti aku benar benar kuat, ini adalah salah satu caraku untuk menguatkan hati. Hanya saja sekarang aku sudah merasa jauh lebih baik dari sebelumnya.
Percayalah, masalah itu akan selalu hadir dalam kehidupan manusia. Karena "kita Anak Broken Home", bukan berarti "Kita" manusia yang paling menderita.
Aku tidak tahu betul apa itu kebahagiaan, tetapi aku tahu caranya bangkit melawan masalah yang selalu berusaha mematahkan semangat, mimpi, dan harapan kami.
Aku tahu pandang masyarakat terhadap anak "Broken Home" sudah terlanjur buruk, brutal, rusak, dll. Tugas ku adalah mengubah persepsi tersebut dengan setumpuk prestasi.
Setiap kepala punya cara untuk menemukan solusi dari tiap masalahnya. Salah satunya, menikmati sepi.
Bukan lari dari masalah hanya saja tubuh tabah ingin menikmati kesunyian.
Untuk kalian yang masih sering menyalahkan keadaan. Dunia ini luas, masalah akan terus hadir. Tetaplah tangguh dalam menjalani hidup. Karena setiap lika liku hidup kalian adalah rencana Tuhan.
Hari ini aku beranjak, bukan berarti aku kalah.
Hari ini aku pastikan aku baik baik saja dengan segalanya, aku telah menerima setiap luka dengan baik dan menjadikannya semangat.
"Namun, satu hal yang pasti hari ini aku sudah berdamai dengan diriku sendiri"
Ini bukan sebuah keluhan, hanya saja aku ingin kalian mengetahui seberapa keras aku berjuang, hingga aku bisa berdri seperti saat ini.
"Ayah ibu... Aku telah bertarung sangat hebat dengan perasaanku"
Bahwa hidup ini memang rumit. Ada banyak hal yang diluar kendali kita sebagai manusia. Apa yang kita harapkan kadang tidak sesuai dengan kenyataan, "ayah dan ibu" yang seharusnya memeluk kita agar selalu tabah menjalani hari-hari justru mereka yang menghancurkan mimpi yang aku rangkai.
Pada akhirnya aku memahami cara pintas untuk bahagia.
Aku paham bagaimana cara menyembuhkan luka, bagaimana menciptakan kebahagiaan, bagaimana rumitnya kehidupan tanpa disupport oleh mereka.
"Kepada diriku, tetaplah tabah. Kesedihan akan berlalu, dan bahagia akan segera menyapamu~"
Salah satu tujuan aku menuliskan Blog ini adalah untuk memotivasi kalian yang sering menyalahkan keadaan.
Memotivasi kalian bukan berarti aku benar benar kuat, ini adalah salah satu caraku untuk menguatkan hati. Hanya saja sekarang aku sudah merasa jauh lebih baik dari sebelumnya.
Percayalah, masalah itu akan selalu hadir dalam kehidupan manusia. Karena "kita Anak Broken Home", bukan berarti "Kita" manusia yang paling menderita.
Aku tidak tahu betul apa itu kebahagiaan, tetapi aku tahu caranya bangkit melawan masalah yang selalu berusaha mematahkan semangat, mimpi, dan harapan kami.
Aku tahu pandang masyarakat terhadap anak "Broken Home" sudah terlanjur buruk, brutal, rusak, dll. Tugas ku adalah mengubah persepsi tersebut dengan setumpuk prestasi.
Setiap kepala punya cara untuk menemukan solusi dari tiap masalahnya. Salah satunya, menikmati sepi.
Bukan lari dari masalah hanya saja tubuh tabah ingin menikmati kesunyian.
Untuk kalian yang masih sering menyalahkan keadaan. Dunia ini luas, masalah akan terus hadir. Tetaplah tangguh dalam menjalani hidup. Karena setiap lika liku hidup kalian adalah rencana Tuhan.
KEEP SHINING GUYS, GBU.
No comments:
Post a Comment